Obrolan Seputar Pemilu Jokowi dan Prabowo

Saudara-saudara,
Pokok nyaaa ……..!!!!
Pokoknya saya tidak mau kalau Presiden saya wajahnya MIRIP tukang pisang pikulan ……
Kalau Presiden itu, mbokya yang wajahnya ganteng, tegap, dan internasional-face….
Pokoknya saya tidak mau yang wajahnya kayak tukang pisang pikulan ….. Nanti apa kata dunia????
000000000000>>
Terus Anda maunya Presiden kita yang tukang culik, penuh dengan dosa masa lalu, gampang gampar orang dan nanti bersanding dengan Presiden lain tidak ada first lady-nya……
Ya mbok kalau memilih Presiden jangan dilihat dari tampang, memangnya tampang Anda se keren apa?
000000000000>>
Anda tehe tidak, “SOMEONE HAS TO DO WHAT HE HAS TO DO”?
Seseorang harus berbuat itu, atau apakah dia harus berdiam diri saja, PADAHAL ada yang bisa dia perbuat untuk menyelamatkan negara???
Masalah benar salah, itu urusan later!!!! Intinya, pada saat itu, “what he is doing” adalah SATU-SATUNYA HAL YANG PALING BENAR saat itu untuk menyelamatkan negara.
Ingat, ini adalah politik. Dan dalam politik, semuanya adalah RELATIF: yang benar jadi salah, dan yang salah jadi benar, lawan jadi kawan, dan kawan jadi lawan. Tidak ada yang berlaku mutlak dalam politik.
APALAGI dalam hal keselamatan negara, semua (harus) sepakat bahwa nyawa TIDAK ARTINYA, asalkan negara tetap selamat.
Jadi, dalam hal ini, kita harus akui BAHWA “DIA” INNOCENT …..
000000000000>>
Terus itu kalau what he has to do, jadi perbuatan baik?
Coba kalau bapak Anda yang diculik, om Anda yang diculik, bagaimana komentar Anda?
000000000000>>
Sudah saya tulis, benar salah, itu adalah urusan politik, dan urusan later. Dan ini pasti juga ada faktor publikasi. Singkatnya, benar salah itu adalah relatif. Ingat, ini politik ….
Bagaimana kalau bapak saya, om saya, yang diculik ……?
Tergantung, apa yang diperbuat mereka?? Mereka mau cari penyakit apa tidak???? Korban-korban yang sudah tercatat itu, faktualnya MEMANG CARI PENYAKIT ….
Apakah operator penculikan itu sekelas gendruwo, yang menculik tidak berdasarkan kriteria???? Gendruwo saja kalau menculik juga berdasarkan kriteria!
Makanya, siapa suruh cari penyakit??? Siapa suruh jadi sok pahlawan???
000000000000>>
Pahlawan-pahlawan ini yang menbawa kita kepada kebebasan press dan berpendapat.
000000000000>>
KALAU MAU jadi pahlawan, silahkan. Itu hak asasi masing-masing ….
Tapi ingat, kalau mau jadi pahlawan, resiko harus tanggung sendiri … Jangan di belakang hari cengengnya berbuntut panjang, cengeng kok tidak kelar-kelar …. Kalau ingin jadi pahlawan maka ada harga yang harus dibayar …. terima lah itu..
Artinya??? jangan salahkan si-a, si-b, si-c. Itu baru namanya fair.
Intinya, “DOI” TIDAK SALAH……
Bagaimana mau salah??? Wong “dia” hanya perbuat what he had to do,….. Apakah “doi” harus berdiam saja, padahal negara sedang terancam ….?
000000000000>>
Ada alasan kenapa diculik; Ada alasan kenapa dibunuh; Dan ada juga alasan mengapa harus diculik
Dan ada juga alasan mengapa harus dibunuh.. Dan ada juga alasan kenapa Amerika tidak memberikan visa ke dia waktu anaknya akan wisuda di Amerika. Kalau tidak faham sejarah dan sebenarnya seperti apa.., jangan banyak komentar.
Kalau Anda mau memilih yang Anda sukai.. ya sudah coblos sana.., tidak usah caci-caci orang…..
Politik itu udah kotor. Jangan ditambah kotor dengan komentar Anda.
Heran saya….
000000000000>>
Apakah benar saya di sini caci-caci? Saya hanya menyampaikan SAYA TIDAK MAU PRESIDEN SAYA WAJAHNYA SEPERTI TUKANG PISANG PIKULAN ….. Apakah itu yang namanya mencaci????
Masalah penculikan, pembunuhan dlllll …..
Itu semua adalah urusan para tentara ….. Mengapa Anda bertanya kepada saya??? Pada saat itu, tentara ATAS-NAMA Negara BERWENANG untuk menyatakan bersalah kepada siapa saja yang bersalah. Dan wewenang itu bukan ada pada wartawan, aktifis dlllll, apalagi Anda ….
Yang jelas, faktualnya, mereka semua (para korban) melakukan perlawanan kepada tentara cq Negara. Kalau mereka ingin menjadi melawan, itu memang hak asasi mereka. Tapi RESIKO TANGGUNG SENDIRI. ..
Jangan salahkan tentara kalau terjadi apa-apa …. BERANI BERBUAT harus BERANI BERTANGGUNG JAWAB….. jangan main cengeng-cengeng di belakang hari ….
Masalah tidak diberi visa, itu memang tabiat Amerika untuk setir negara orang …..
-o0o-

3 comments

  1. sejarah dari jaman adam …. tdk pernah ada pemimpin yg bersejarah dikenang sepanjang masa dipimpin oleh orang gendut dan pendek

    Moderator
    Menjadi pemimpin yg dikenang sepanjang masa, itu mah cerita lain, alias ga penting.

    yg penting adl jadi pemimpin saja, masalah akan dikenang sepanjang masa, tidak perlu.

    intinya, jangan sampe pemimpin kita look nya spt tukang pisang pikulan.

    terima kasih.

  2. kalo mau yg tampan ikut coverboy aja…
    didaerahku ada istilah dimanapun kalo org pendek gendut otakx dekat perut biasax ngregetno…

    Moderator
    pemimpin tidak perlu yg tampan.

    tapi jangan samppe pemimpin kita itu look nya spt tukang pisang pikulan. …

    terima kasih.

  3. buat jokowi jg jgn melawan arus yg tdk bisa dikuasai saat ini, buang ide koalisi tanpa syarat… itu ide konyol buat jaman sekarang. semua sudah aturan mainnya, biarkan mereka yg sudah di beri amanat kalo macam2 sudah ada wadahnya surga dan neraka…
    kalo jokowi pemimpin besar pasti paham maksud saya, demi NKRI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s