Arti Kata

Arti Kata Antara Israel Vs Ismael

alamandang-purbudi

Ketika disebutkan kata Israel, orang pasti menghubungkannya dengan nama negara Zionist yang berada di tanah Palestina. Dan kalau disebutkan kata Ismael, orang akan menghubungkannya dengan keluarga Ibrahim atau Abraham, anak pertama dari Ibrahim. Baik Israel mau pun Ismael sama-sama berasal dari bahasa Arab dan juga bahasa Ibrani, mengingat kedua bahasa tersebut memang satu rumpun.

Jadi, apakah sebenarnya arti dari kata Israel dan Ismael secara perkata?

Israel.

Adalah seorang Nabi Tuhan yang bernama Yakub as. Nabi ini pada suatu masa tinggal di Negeri Mesir, jauh dari tanah bangsa Israel. Tuhan memerintahkan Yakub untuk pulang ke Negeri asalnya yaitu Israel, atau juga tanah Kanaan. Dengan kata lain, Yakub diminta untuk pulang kampung.

Ini artinya Yakub harus berjalan dari Mesir ke tanah Palestina yang jaraknya pasti ratusan kilometer, bukan jarak yang pendek. Dan Yakub harus pulang kampung ini sendirian, tidak dengan siapa-siapa. Yang unik adalah bahwa Yakub pulang kampung dengan berjalan kaki, bukan dengan naik kendaraan seperti unta atau pun kuda. Jadi singkatnya, Yakub akan pulang kampung berjalan kaki dari Mesir ke Palestina, sendirian, untuk memenuhi perintah Tuhan.

Mulailah Yakub ini berjalan menuju Palestina seorang diri setelah pamit dengan seluruh kerabatnya di Mesir. Semua faham bahwa baik Mesir mau pun Palestina merupakan Negeri yang berada di Timur Tengah, artinya ke mana pun mata memandang yang tampak hanyalah gurun padang pasir yang kering, dan matahari bersinar amat terik, tidak ada pepohonan, tidak ada hutan sekedar untuk meneduhkan mata. Benar-benar gurun pasir yang menyilaukan mata kalau dipandang pada siang hari yang terik.

Ketika Yakub mulai berjalan, terasalah panasnya sengatan matahari gurun Timur Tengah. Rasanya ia sebagai manusia tidak akan sanggup berjalan dengan melawan teriknya panas cahaya matahari. Untuk mengantisipasi hal tersebut Yakub memilih untuk berjalan di malam hari saja, sementara kalau siang Yakub akan segera mencari bebatuan atau karang gurun yang besar di mana Yakub bisa berlindung di bawah naungannya.

Jadilah demikian, kalau siang dan matahari bersinar terik, Yakub akan berdiam di bawah bayangan batu atau batukarang yang besar. Di bawah bayangan batu besar yang sejuk itu Yakub istirahat, atau beribadah, makan mau pun berdoa kepada Tuhannya.

Dan kalau sekiranya cahaya matahari mulai terasa teduh dan senja menyapa, Yakub merasa bahwa saatnya ia untuk meneruskan perjalanan kakinya menuju Palestina.

Alhasil kalau malam Yakub berjalan kaki melintasi padang pasir antara Mesir dan Palestina, ia akan terus berjalan di bawah naungan cahaya bintang gemintang dan rembulan yang sejuk dan teduh. Dan hal  ini membuatnya terus semangat untuk pulang kampung karena teriknya panas matahari tentu tidak lagi akan menyiksanya.

Singkat kata, Yakub melakukan perjalanannya di malam hari, bukan di siang hari.

Di dalam bahasa Ibrani, dan juga Arab, berjalan di malam hari diistilahkan dengan isra’. Isra’ artinya menurut bahasa adalah berjalan di malam hari.

Di dalam Alquran terdapat surah Al-Isra’ yang mana surah itu menuturkan kisah Isra’ Mi’raj-nya Nabi Muhammad Saw. Allah Swt telah memperjalankan RasulNya ini di malam hari dari Mekah ke Palestina. Dari kata ‘memperjalankan di malam hari ini’ lah turun kata isra’.

Jadi Israel itu berasal dari kata isra’ yang artinya berjalan di malam hari, dan berjalan di malam hari itu dijalani oleh Yakub ribuan tahun sebelum Muhammad Saw.

Yakub kemudian menjadi nenek moyang bangsa Israel. Yakub akan memperanakkan Daud, dan Daud akan memperanakkan Salomo. Pada masa Salomo ini bangsa Israel mencapai jaman keemasan.

Kalau ada pertanyaan mengapa Yakub dikatakan Israel, maka jawabannya adalah karena Yakub ini telah ‘melakukan perjalanannya di malam hari’ dari tanah Mesir ke tanah Palestina.

Ismail.

Tersebutlah seorang Nabi bernama Ibrahim as, seorang Nabi yang hidup pada masa Raja Namrud memerintah. Ibrahim as mempunyai istri yang bernama Siti Sarah.

Sudah mencapai usia senja, Ibrahim dan Sarah tidak memperoleh anak, padahal baik Sarah  mau pun Ibrahim tidak pernah berhenti berdoa kepada Allah Swt supaya Allah Swt mengaruniakan kepada mereka berdua seorang anak untuk menjadi mainan mata.

Suatu ketika Sarah menganjurkan suaminya untuk memperistri Hajar, budaknya. Ibrahim dan Sarah mempunyai harapan bahwa kelak Hajar dapat memberikan Ibrahim anak yang didambakannya selama ini.

Setelah sekian lama menunggu sampai pada usia renta, serasa terbit bulan purnama di ruang mata Ibrahim tatkala ia melihat bahwa istri keduanya, Hajar, mengandung anaknya. Siang malam tidak ada yang susul-menyusul di dalam hati Ibrahim selain kebahagiaan, kebahagiaan seorang pria yang tua renta yang tidak pernah penat berdoa kepada Allah Swt supaya beroleh anak. Dan kebahagiaan itu hanya berasal dari pemandangan yang ia peroleh dari kandungan Hajar yang kian membesar hari demi hari.

Setelah hari dan waktunya cukup, datanglah saatnya bagi Hajar untuk melahirkan anak. Dan ternyata anak yang dilahirkan itu adalah seorang bayi laki-laki.

Tatkala Ibrahim melihat kepada bayinya, bayi laki-laki yang sehat dan montok, spontan Ibrahim berkata “Allah telah mendegar doaku – Allah telah mendengar doaku!!”. Di dalam bahasa Arab atau Ibrani, kata-kata Ibrahim itu adalah ISMAIL – ISMAIL!!

Ismail berasal dari kata ISMA’. Dan isma’ berasal dari katadasar sa-ma-‘a. Artinya adalah mendengar. Jadi, isma’ artinya adalah “sudah mendengar”. Yang dimaksud dengan “sudah mendengar” adalah bahwa Allah Swt sudah mendengar doanya yang tidak pernah berhenti supaya mendapatkan anak.

Jadi kalau ada pertanyaan mengapa putra pertama Ibrahim diberi nama Ismail, jawabannya adalah karena anak itu merupakan wujud bahwa Allah Swt sudah mendengar doanya. ‘Sudah mendengar’, di dalam bahasa Arab adalah isma’, kemudian diberi akhiran ‘il’; jadilah Isma’il.

Advertisements

Definisi Rumahtangga Adalah

Apakah sebenarnya pengertian rumahtangga secara etimologis itu?

Rumahtangga adalah lembaga dimana di dalamnya terdapat sepasang suami istri, dan kemudian anak-anaknya yang akan dibesarkan oleh suami istri itu sebagai ayah dan bunda. Ini adalah pengertian rumahtangga secara definitif, karena rumah tangga tidak pasti tidak mengikut sertakan keponakan, pembantu dlsb.

Dan kemudian, secara perkata, apakah arti rumahtangga itu? Mengapa pilihan katanya adalah rumah dan tangga? Kalau rumah jelaslah semua orang sudah mafhum akan artinya, yaitu sebuah bangunan fisik yang minimal mempunyai 4 dinding, mempunyai pintu, jendela dan kemudian atap. Lantas tangga?

Mengapa lembaga yang menghimpun suami istri ini harus menyandang kata tangga? Apakah suatu rumah harus mempunyai tangga supaya mereka sekeluarga dapat hidup layak? Dan bagaimana jika rumah mereka tidak mempunyai tangga?

Ada beberapa ahli yang menjelaskan, bahwa kata tangga dalam rumahtangga berarti susunan atau tingkat, mungkin semacam hirarki, baik hirarki tanggungjawab, hirarki wewenang, hirarki kepatuhan, dlsb. Jadi, dengan menganggap bahwa tangga adalah susunan, maka para pemikir menjelaskan bahwa dalam rumahtangga harus ada susunan dan tingkatan wewenang dan tanggungjawab yang diatur dan dikelola dengan baik sehingga tercipta harmoni yang apik. Rumahtangga akan kacau-balau jika insan-insan yang berdiam di dalamnya tidak berlaku sesuai dengan tingkatannya dalam rumahtangga tersebut. Misal saja si istri berlaku sebagai suami, suami berlaku seperti anak dan seterusnya.

Jadi dalam penjelasan tersebut, tangga pengertiannya adalah tangga secara literal, harfiah.

Tenggarong.

Di Kalimantan terdapat suatu kota yang bernama Tenggarong. Secara perkata, Tenggarong berasal dari kata tangga dan arung. Tangga berarti istana, sementara arung berarti raja. Dengan demikian Tenggarong berarti istana raja.

Aji Imbut yang gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin memindahkan ibukota Kesultanan Kutai Kartanegara ke Tepian Pandan pada tanggal 28 September 1782. Perpindahan ini dilakukan untuk menghilangkan pengaruh kenangan pahit masa pemerintahan Aji Kado dan Pemarangan dianggap telah kehilangan tuahnya. Nama Tepian Pandan kemudian diubah menjadi Tangga Arung yang berarti Rumah Raja, lama-kelamaan Tangga Arung lebih populer dengan sebutan Tenggarong dan tetap bertahan hingga kini. Sultan Aji Muhammad Muslihuddin merupakan pendiri Kota Tenggarong. – Sumber https://id.wikipedia.org/wiki/Aji_Muhammad_Muslihuddin — 31 Juli 2013.

Dari kasus kata Tenggarong ini yang mana kata tangga-nya berarti istana, maka dapat kita temukan arti rumahtangga yang sebenarnya, yaitu ‘rumah istana’. Penempatan kata yang bermakna ‘rumah istana’ ini hanya atas dasar semangat romantisasi saja – biasalah, karena yang terlibat dalam rumah tangga adalah sepasang anak manusia yang sedang dimabuk asmara. Jadi, walau pun rumah yang akan ditempati pasangan suami istri itu hanya merupakan rumah kayu yang amat sederhana, tetap saja di mata suami istri yang mabuk asmara itu adalah lebih indah dari istana mana pun. Dan juga itulah sebabnya mereka mengatakan bahwa rumah mereka adalah rumah istana, bukan rumah biasa.

Sekarang jelaslah sudah bahwa rumahtangga adalah padanan kata untuk ‘rumah istana’ sebagai bentuk romantisasi kehidupan domestik dan privat sepasang suami istri. Definisi rumahtangga adalah rumah istana, untuk membiarkan ruh kehidupan pernikahan menjadi lebih indah dan berkuasa, seperti Raja dan Ratu yang memerintah dengan cinta abadi.

Grounded Artinya Dihukum

alamandang-juan-alexander

Kalau saya menonton film Barat yang misalnya mengisahkan hubungan orang tua dengan anak, biasanya sang orangtua akan berkata ‘you are grounded’, kepada si anak, yang berarti ‘kamu dihukum’. Jadi dalam dialog English tersebut, kata grounded berarti dihukum.

Saya tentunya jadi heran dan bertanya-tanya sendiri, mengapa kata grounded dalam dialog tersebut berarti ‘dihukum’. Yang saya tahu, kata ground (asal kata dari grounded) artinya adalah tanah. Lantas apa hubungannya antara menghukum dengan tanah? Atau apakah ini adalah masalah idiom dalam bahasa Inggris? Ah fikiran saya jadi tidak menentu.

Istilah dunia aviasi.

Dalam dunia aviasi, biasanya setiap pesawat terbang akan selalu mendapat cek rutin untuk menjamin kelayakan terbang. Dan kalau dalam suatu pemeriksaan tersebut ditemukan ada kesalahan dan kesalahan tersebut tidak bisa atau sulit untuk diperbaiki, maka pasti orang-orang dari teknisi yang melakukan pemeriksaan tersebut akan melabel pesawat dengan istilah grounded, yang artinya bahwa pesawat tersebut ‘ditanahkan’ alias tidak boleh terbang, dengan kata lain pesawat tersebut ‘dikurung dalam hangar dan tidak boleh terbang’. Label grounded juga akan diberikan kepada pesawat yang sudah tua.

Jadi, ungkapan ‘you are grounded’ yang berarti ‘kamu dihukum’ ternyata berasal dari dunia penerbangan, yang maksudnya bahwa si anak ‘dikandangkan dalam kamar dan tidak boleh keluar’. Jadi maksudnya adalah si anak tidak boleh ‘terbang’, tidak boleh lagi bebas keluyuran untuk jangka waktu tertentu. Seolah, sang anak adalah pesawat tadi, harus diam saja di dalam hangar.

Secara spesifik pun, ungkapan grounded ini yang berarti menghukum, artinya adalah hukuman pengurungan, bukan hukuman punishment atau hukuman dalam bentuk lain seperti disuruh cuci piring, atau cuci mobil, atau disuruh push-up 30x, bukan. Hal ini karena kata grounded dalam konteks aviasi pun juga tidak pernah berarti menghukum pesawat yang rusak untuk cuci piring atau menyirami kebun. Ada-ada saja.

Maka dengan demikian, istilah atau ungkapan grounded dalam hubungan orangtua vs anak, sebenarnya adalah fenomena pencomotan istilah, dari dunia aviasi ke dunia lain yang lebih luas dan umum. Akibatnya, orang awam seperti saya ini jadi terheran-heran. Tapi untung saja keheranan tersebut sudah terjawab sekarang.

Definisi Definisi Adalah

alamandang-petrus74

Kalau kita membaca buku teksbuk (textbook) khususnya semasa di pendidikan formal, pasti kita diharuskan menghafal sebuah definisi. Definisi biologi adalah, definisi negara adalah, definisi kurva adalah ….. Demikianlah kira-kira bacaan yang harus kita lahap kalau kita ingin naik kelas dan menjadi anak pintar di sekolah.

Sebenarnya, apakah definisi itu? Mungkin yang kita tahu tentang definisi adalah, mengartikan suatu ilmu di dalam kata-kata yang sederhana dan singkat yang harus dapat dimengerti oleh orang awam.

Wikipedia menyebutkan demikian,

Definisi adalah suatu pernyataan mengenai ciri-ciri penting suatu hal, dan biasanya lebih kompleks dari arti, makna, atau pengertian suatu hal. Ada berbagai jenis definisi, salah satunya yang umum adalah definisi perkataan dalam kamus (lexical definition). (Sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Definisi ).

Definisi berasal dari bahasa asing, tentunya. Kata pokok di dalam kata definisi adalah fine. Di dalam bahasa Inggris, arti fine adalah,

  1. Murni.
  2. Baik / sempurna.
  3. Yang paling akhir, final.
  4. Di dalam konteks yang lain, fine berarti denda. Namun arti ini di luar konteks pembicaraan mengenai arti definisi.

Di dalam industri parfum misalnya, ada istilah refinery, yang artinya adalah penyulingan. Kata ini juga berpokok pada kata fine, yang artinya seperti yang tertera pada 3 point pertama di atas.

Di dalam proses refinery, cairan yang kira-kira masih mentah, dimasukkan ke dalam semacam tabung, kemudian akan digodok. Hasil dari godokan ini, akan didapat cairan yang paling murni yang tidak lagi mengandung atau bersama-sama unsur lain yang tidak diinginkan. Jadi, hasil akhir dari penyulingan adalah unsur yang hanya benar-benar diinginkan, meninggalkan unsur lain yang sama sekali tidak diinginkan.

Jadi, penyulingan akan memberikan:

  1. Produk yang sudah murni.
  2. Produk yang sudah benar-benar sempurna karena sudah siap untuk dinikmati.
  3. Produk yang sudah melewati tahap akhir.

Kembali ke kata definisi.

Kata definisi, berpokok pada kata fine, mendapat awalan /de/, dan mendapat akhiran /si/. Jadi, arti dari definisi adalah, sebaris kalimat yang terdiri dari kata-kata, yang mana jumlah dan penggunaan kata-kata tersebut adalah yang paling minim dan sederhana, untuk melukiskan suatu istilah, namun sebaris kalimat tersebut merupakan sebaris kalimat yang paling sempurna untuk tujuan tersebut.

Itulah sebabnya, tidak ada di dalam Dunia pendidikan / retorika di mana definisi hadir di dalam lebih dari satu kalimat. Definisi selalu hanya berjumlah satu kalimat. Kalau lebih dari satu / sebaris kalimat, maka hal itu tidak lagi disebut definisi. Dengan sebaris kalimat itu, setiap orang khususnya orang awam pun segera mengerti apa yang dimaksud dengan sebaris kalimat itu, yang pada pokoknya merujuk pada suatu hal.

Definisi Mineral Adalah

alamandang-bayu74

Mineral diketahui sebagai bahan / unsur / zat yang bermanfaat bagi tubuh. Makanan yang bergizi pasti harus mengandung mineral, seperti zinc, zat besi, zat kapur, kalsium dan lain lain. Air mineral, disebut demikian, karena di dalam air kemasan tersebut sudah mengandung mineral yang amat diperlukan oleh tubuh, untuk membedakan dengan air biasa yang dimasak di rumah.

Sebenarnya, apakah mineral itu?

Menurut artikel wikipedia, mineral adalah,

…….. senyawa alami yang terbentuk melalui proses geologis. Istilah mineral termasuk tidak hanya bahan komposisi kimia tetapi juga struktur mineral. Mineral termasuk dalam komposisi unsur murni dan garam sederhana sampai silikat yang sangat kompleks dengan ribuan bentuk yang diketahui (senyawaan organik biasanya tidak termasuk). Ilmu yang mempelajari mineral disebut mineralogi.

Agar dapat diklasifikasikan sebagai mineral sejati, senyawa tersebut haruslah berupa padatan dan memiliki struktur kristal. Senyawa ini juga harus terbentuk secara alami dan memiliki komposisi kimia yang tertentu. Definisi sebelumnya tidak memasukkan senyawa seperti mineral yang berasal dari turunan senyawa organik. Bagaimanapun juga, The International Mineralogical Association tahun 1995 telah mengajukan definisi baru tentang definisi material:

Mineral adalah suatu unsur atau senyawa yang dalam keadaan normalnya memiliki unsur kristal dan terbentuk dari hasil proses geologi.

Klasifikasi modern telah mengikutsertakan kelas organik kedalam daftar mineral, seperti skema klasifikasi yang diajukan oleh Dana dan Strunz. (Sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Mineral ).

-o0o-

Mineral, berasal dari kata mine, di dalam bahasa Inggris yang berarti ‘tambang’, ‘pertambangan’. Kemudian, miner, berarti ‘penambang’, ‘petambang’, alias orang yang bekerja di pertambangan. Dan akhirnya, diberi akhiran ‘al’, maka jadilah kata mineral.

Definisi mineral adalah bahan-bahan atau zat-zat, baik ia bermanfaat bagi tubuh masalah mau pun yang berbahaya, yang pada awalnya zat tersebut dikenal melalui atau sebagai hasil pertambangan – yang digali dari perut bumi.

Itulah sebabnya, di dalam makanan kita dikenal gizi yang disebut zat besi. Apakah manusia sebenarnya makan besi? Tentu saja tidak. Manusia mana yang kuat makan besi? Namun dikatakan zat besi karena kandungan tersebut pertama kali dikenal sebagai barang tambang. Demikian juga dengan zinc alias seng. Seng kita kenal sebagai logam yang biasanya wujud di dalam bentuk atap seng yang diletakkan di atas rumah, mau pun sebagai dinding pembatas ruang sementara. Namun apakah itu berarti kita makan seng? Zinc sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Dan unsur-unsur kimia yang membentuk zinc tersebut, adalah unsur-unsur yang membentuk seng, hanya saja kadarnya jauuuuuuuuuuh berbeda.

Nah, kalau zat kapur yang harus ada di dalam menu makanan? Apakah Anda pernah makan kapur yang biasa digunakan pak dan bu guru ketika mengajari anak-anak di kelas?

Definisi Nyanyi Adalah

alamandang-prayoga

Apakah definisi nyanyi? Betulkah definisi nyanyi adalah rangkaian irama yang dikeluarkan oleh rongga mulut manusia untuk menimbulkan perasaan indah dan harmoni?

Nyanyi sebenarnya adalah satu dari 4 modus yang merupakan kemampuan verbal manusia. Keempat modus kemampuan verbal manusia itu adalah:

  1. Berbicara.
  2. marah.
  3. nyanyi.
  4. menangis.

Mendefinisikan nyanyi tidak dapat dilakukan kecuali dengan menggunakan pendekatan dari kemampuan verbal manusia tersebut. Contoh:

Sepenggal kalimat yang berbunyi:

            Hu…. Hu…. Hu…. Hu…. Hu…. Hu…. Hu….

 

Pembunyian dari penggal kalimat tersebut di atas akan berbeda menurut modus yang digunakan oleh seorang manusia. Jika modus yang digunakan adalah ‘berbicara’ maka kalimat tersebut akan terdengar seperti orang yang sedang berbicara berikut dengan intonasi dan penekanan pada bagian kalimat tertentu untuk meyakinkan lawan bicara.  Begitu juga seterusnya jika menggunakan modus-modus yang lain maka kalimat tersebut akan terdengar sangat unik sesuai dengan modus yang sedang digunakan. Apa lagi jika modus yang digunakan adalah modus menyanyi maka kalimat tersebut akan terdengar seperti seseorang yang sedang menyanyi dengan irama dan kegairahan tersendiri walau bentuk kalimat yang digunakan adalah sama antara modus berbicara, marah, dan menangis.

Penjelasan akan berbeda jika pembicaraan mengenai benda mati seperti piano atau gitar. ‘Musik’ adalah suara yang dipaksakan pada suatu benda mati (yang kemudian dalam dunia musik dinamakan  dengan “alat musik” atau “intrumen musik”).  Kemudian, perpaduan antara musik (yaitu yang didapat dari benda mati) dengan nyanyi (yaitu kemampuan verbal manusia) akan didapatkan apa yang dinamakan dengan ‘lagu’ atau ‘komposisi’.

alamandang-nardi

alamandang8mar13

 

Apakah Itu Tablet?

tablet-mesopotamia

Kalau ada orang menyebut Tablet di jaman sekarang, pasti artinya adalah sebuah gadget canggih yang harganya jutaan. Di dekade sebelumnya, yang namanya tablet pastilah berarti obat, obat yang diminum, dan dibedakan dari kapsul yang bentuknya lonjong seperti lontong. Akhirnya kita jadi bertanya-tanya, mengapa gadget yang canggih itu disebut tablet? Bukankah  tablet artinya adalah obat? Apa hubungannya antara obat minum dengan gadget sehingga sama-sama dinamakan tablet?

Di satu ketika, tablet itu berarti obat.

Di satu ketika yang lain, tablet itu berarti gadget IT yang canggih.

Dan satu ketika yang lain lagi, tablet berarti lempengan batu tempat 10 Perintah Tuhan ditatahkan untuk Nabi Musa.

Bagaimana ini?

Tablet adalah suatu lempengan batu, baik batu alami mau pun yang berasal dari adonan (yang kemudian mengeras menjadi seperti batu), yang di atasnya ditatahkan tulisan / huruf.

Kita tengok kisah Nabi Musa. Musa as naik ke puncak Sinai. Di sana sang Nabi bertemu dengan Tuhan untuk keperluan menjelaskan Hukum-Hukum Tuhan untuk bangsa Israel. Apa yang dilakukan Tuhan adalah menatahkan kesepuluh Hukum tersebut di atas lempengan batu yang diambil dari bebatuan gunung Sinai. Lempengan batu yang jumlahnya 10 itulah yang dinamakan tablet. Di dalam bahasa Alkitab atau bahasa Yunani, lempengan batu itu disebut tablet. Di dalam Alquran, tablet Nabi Musa ini disebut luh-luh, loh-loh, atau alwah.

Maka dari sini, kita mengetahui bahwa tablet berarti lempengan batu, yang di atasnya ditatahkan huruf-huruf.

Kemudian obat. Mengapa obat dinamakan tablet?

Obat tablet, sebenarnya ‘di-analogikan’ sebagai lempengan batu yang terbuat dari adonan yang kemudian mengeras. Kita melihat bahwa di atas obat tersebut, ditatahkan huruf-huruf, atau juga merek dari Perusahaan obat, bahkan bisa jadi huruf tersebut adalah nama dari sang obat.

Itulah sebabnya, obat minum tersebut dinamakan tablet, karena pada dasarnya merupakan ‘lempengan batu’ yang di atasnya ditatahkan huruf atau merek yang berisi pesan.

Kemudian, bagaimana dengan gadget IT yang disebut tablet? Apakah gadget tersebut terbuat dari batu? Tentu saja tidak.

Penamaan tablet untuk gadget IT ini sebenarnya juga merupakan proses analogi. Gadget ini DIANGGAP sebagai lempengan batu, karena pada dasarnya gadget ini keras, bisa buat menggetok kepala orang. Dan kemudian di permukaan gadget ini pasti akan berisi penuh dengan tulisan, seolah huruf-huruf tersebut ditatahkan ke atasnya. Maka dari sinilah gadget ini disebut tablet.